loading...

PANDUAN DAN TIPS TERBARU UNTUK HOBBY BETERNAK KACER

0 comments
http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/panduan-dan-tips-terbaru-untuk-hobby.html
PANDUAN DAN TIPS TERBARU UNTUK HOBBY BETERNAK KACER

Ternak kacer belakangan ini memang banyak dilakukan oleh para pecinta burung peliharaan di Indonesia. Beberapa varietas atau jenis burung kacer yang sering diusahakan oleh pecinta burung adalah ternak burung kacer jawa atau Chopsycus sechellarum, serta ternak kacer poci atau dalam bahasa latinnya Chopsycus saulary.

Letak perbedaan dari dua jenis burung kacer ini adalah di bagian warna bulu dari burung kacer tersebut. Kacer jawa dominan berbulu hitam dari mulai wilayah dada sampai kloaka. Sementara Kacer poci bulu yang berwarna hitam hanya sampai pada bagian dada, sedangkan dekat kloaka pada kacer poci berwarna putih.


1. Kacer Jawa atau Magpie Robin (Kacer Dada Hitam)
http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/panduan-dan-tips-terbaru-untuk-hobby.html


Kacer jawa juga kerap disebut sebagai kacer hitam karena warna bulunya yang dominan hitam. Suaranya nyaring, keras serta lincah menirukan suaraa disekitarnya merupakan cirri dari kacer jawa. 

Sedangkan penampilan dari kacer jawa adalah jenis burung yang atraktif dengan kicauan yang merdu. Ternak kacer jawa lebih diutamakan apabila daerah sekitar tempat tinggal Anda berhawa panas, karena kacer jawa memang menyukai hawa panas. Daerah penyebaran dari kacer jawa ini diantaranya di dataran kalimantan dan tentu saja jawa.  


2. Kacer Poci  (Kacer Dada Putih)
http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/panduan-dan-tips-terbaru-untuk-hobby.html
Kacer jenis ini hampir mirip dengan jenis kacer jawa, tingkat persebaranya yang membedakanya. Jenis kacer poci sering ditemukan di wilayah Sumatra, kalimantan, hingga wilayah Malaysia. 

Ciri – ciri dari kacer poci ini adalah terdapat warna putih pada bulu bagian dada, sayap, serta ekornya. Kicauan dari burung kacer poci  juga tidak kalah atraktif dengan kacer jawa. Dengan dibuktikan banyak burung kacer poci yang lolos juara lomba burung

3. Kacer Blorok
http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/panduan-dan-tips-terbaru-untuk-hobby.html
Spesies burung kacer yang satu ini merupakan hasil dari perkawinan silang antara species kacer jawa atau hitam dengan kacer poci. Penamaan kacer blorok didasarkan pada warna bulu yang cenderuk merupakan kombinasi antara warna hitam dan putih yang bertabrakan di seluruh bagian tubuh burung tersebut. 

Untuk Anda yang ingin mencoba memulai ternak kacer, ada baiknya untuk mengunjungi beberapa sentra atau tempat yang banyak dijumpai para peternak kacer, agar dapat belajar langsung kepada orang yang ahli dibidang ternak kacer

BACA JUGA
SEKILAS INFO TENTANG BURUNG Nightingale atau Sikatan Londo

Berikut ini beberapa cara ternak kacer yang tipspetani himpun dari berbagai sumber dan referensi dalam  menekuni ternak burung kacer ini :  

1. Persiapan Kandang Ternak Kacer

Langkah pertama jika Anda hendak ternak kacer tentu saja membuat kandang bagi burung tersebut. Buatlah kandang dengan ukuran panjang 100cm, lebar 100cm serta tinggi 200cm. Sebaiknya Anda membuat kandang ternak kacer dari bahan baku kayu balo, sebab struktur kayu balo yang keras sangat baik untuk bahan baku pembuatan kandang ternak kacer. 

Disamping itu, kayu balo terbilang lebih tahan terhadap hama rayap yang kerap menyerang kayu, serta lebih ekonomis daripada kayu jati.  

Beberapa komponen pendukung di dalam kandang ternak kacer diantaranya adalah adanya pangkringan untuk media kacer bertengger, tempat makan dan minum yang higienis, glodok sarang, tumbuh – tumbuhan kecil, tulang sotong, serta kolam kecil ( dibuat dari cawan tanah liat atau kaleng bekas roti yang diisi air ).

2. Indukan Ternak Kacer 

Mendapatkan indukan burung yang berkualitas akan sangat menentukan hasil anakan ternak kacer Anda yang berkualitas pula. Beberapa cirri – cirri dari indukan berkualitas adalah : 

  • Tidak terdapat cacat fisik 
  • Berbadan besar dan panjang 
  • Gerakan indukan kacer enerjik, atraktif, gesit dan bersorot mata tajam 
  • Diusahakan untuk mendapatkan indukan yang sedang mengalami periode kawin yaitu kurang lebih berusia 10 bulan. 
  • Indukan ternak kacer diusahakan merupakan burung yang rajin berkicau 
3. Tahap Perjodohan Ternak Kacer

Setelah Anda sudah mendapatkan calon indukan kacer yang berkualitas, maka tahap berikutnya dalam ternak kacer adalah proses penjodohan indukan jantan dan betina yang sedang memasuki periode kawin. 

Masukkan indukan kacer jantan dan kacer betina didalam satu kandang penangkaran. Biarkan mereka melakukan perkawinan, proses perkawinan tidaklah memerlukan waktu yang lama jika memang waktu penjodohan adalah tepat pada saat kacer memasuki musim kawin, yaitu umur kacer kurang lebih 10 bulan.

4. Masa Bertelur Ternak Kacer

Tahap selanjutnya setelah kedua indukan dimasukkan kedalam penangkaran yang sama, maka indukan betina akan mulai bertelur dengan jumlah kurang lebih 2 hingga 3 telur dalam sekali periode musim bertelur ternak kacer. 

Pada periode setelah penjodohan dan sebelum bertelur, kandang harus senantiasa tersedia tulang sotong dimana nutrisi dari tulang sotong tersebut sangat baik bagi pembentukan cangkang telur kacer agar kuat dan piyik kacer tidak lahir cacat. 

Setelah bertelur, umumya indukan kacer bertina akan mengerami telur tersebut selama kurang lebih 2 minggu dihitung sejak dari telur kacer pertama keluar dari indukan kacer betina. 

Setelah telur dierami selama 2 minggu, umumnya telur dapat menetas. Setelah piyik terlihat, maka penting untuk menambahkan kroto dan juga jangkrik di dalam kandang ternak kacer tersebut agar indukan betina dapat memberikan makan kepada piyik yang masih baru tersebut. 

5. Tahap Meloloh Piyik

Pada ternak kacer tahap meloloh membutuhkan waktu kurang lebih 3 sampai 4 minggu bagi indukan betina untuk memberikan makan kepada piyik hingga piyik tersebut dapat makan dengan sendirinya. 

Pada tahap pelolohan tersebut, Anda harus rajin menyediakan stok kroto, belalang, maupun jangkrik di dalam kandang ternak kacer tersebut agar indukan tidak kebingungan untuk mencari makan piyiknya. 

6. Tahap Mensapih Piyik

Pada saat piyik sudah dapat makan sendiri, serta indukan kacer sering memtuki piyik ketika piyik mendekat kepada indukan, saat itulah indukan hendak kembali bertelur dan piyik harus dipisah dari indukan. Tahap ini disebut sebagai tahap mesapih dalam dunia ternak kacer

Setelah dipisah dari indukan, berikan makanan anak kacer tersebut dengan voor, kroto, jangkrik, maupun belalang. Setelah dewasa dan kacer sudah mulai berkicau, pertanda kacer tersebut sudah siap untuk dipanen

Demikianlah informasi ini tentang ternak kacer yang tipspetani bagikan semoga dapat berguna dan berbagi kepada teman2 penghobby ternak kacer. terimakasih. 



read more

BAGAIMANA CARA MENANAM AGAR HASIL MELIMPAH, INI TIPSNYA

0 comments
http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/bagaimana-cara-menanam-agar-hasil.html
BAGAIMANA CARA MENANAM AGAR HASIL MELIMPAH, INI TIPSNYA

Berikut akan Kami sampaikan cara menanam kentang yang baik agar mendapat hasil yang maksimal. simaklah tips-tipsnya dibawah ini:



Perhatikan Syarat Tumbuh Kentang agar hasil melimpah

  • Tumbuh sempurna di dataran tinggi, yaitu berkisar antara 1.600 hingga 3.000 meter diatas permukaan laut. 
  • Kelembaban udaranya tinggi, antara 80% hingga 90% 
  • Curah hujan yang baik bagi Tanaman Kentang berkisar antara 1200 hingga 1500 mm/th
  • Membutuhkan penyinaran matahari yang cukup sepanjang hari 
  • Kentang tumbuh baik pada tanah dengan jenis tanah vulkanis yang memiliki sedikit kandungan pasir 
  • Tekstur tanah gembur, kaya akan unsure hara yang dibutuhkan tanaman. Tanah memiliki kandungan air tanah yang cukup dan memiliki system drainase yang baik 
  • PH tanah netral berkisar diantara 5 hingga 6,5. Jika tanah terlalu asam ( kurang dari 5 ) maka perlu dilakukan pengapuran. Sebaliknya jika tanah terlalu basa ( lebih dari 9 ) maka perlu diberikan belerang sebelum penanaman. 
  • Suhu tanah berada dalam kisaran 15 hingga 20 derajat celcius. 

Nah Setelah Anda menemukan lahan yang cocok untuk budidaya kentang, berikut akan kami tuliskan cara menanam kentang yang baik agar mendapatkan panen yang maksimal :

Memilih Bibit Kentang agar hasil melimpah
Tahap pertama dalam cara menanam kentang adalah mendapatkan bibit unggul kentang agar hasil yang nanti didapat juga sesuai harapan. Benih kentang tidak berbentuk biji seperti tanaman jenis buah-buahan lain, melainkan berbentuk umbi kentang. Umbi yang akan digunakan harus melewati tahap seleksi agar terbebas dari berbagai hama dan penyakit. Untuk mendapatkan umbi yang baik dapat dilakukan dengan pemilihan dan cara :

  • Umbi yang baik adalah umbi bertunas dan juga kuat yang telah melewati proses penyimpanan 4 bulan setelah panen 
  • Benih yang bagus jika telah tumbuh tunas kurang lebih 2 cm dan jumlah tunas mencapai 3 hingga 5 tunas per umbi. 
  • Permukaan umbi harus mulus dan bebas dari cacat. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa lihat gambar bibit sebagai langkah awal cara menanam kentang yang baik
Pengolahan Lahan Budidaya Kentang
Cara menanam kentang tahap selanjutnya adalah mengolah lahan sebagai media tanam kentang. Berikut tahap demi tahap mengolah lahan :

  • Cangkul tanah agar menjadi gembur dan diamkan kurang lebih 3 hari agar terpapar sinar matahari 
  • Berikan pupuk kompos pada lahan kemudian dicangkul agar merata dalam tanah serta diamkan selama 7 hari. 
  • Buatlah bedengan dengan menghadap timur – barat agar mendapat pasokan sinar matahari yang optimal 
  • Buat bedengan dengan tinggi 30 cm, dan lebar 70cm , sedangkan panjang disesuaikan dengan kondisi lahan. 
  • Berikan jarak antar bedengan kurang lebih 40cm untuk akses aliran air hujan agar tidak menggenangi bedengan. 
  • Buatlah lubang tanam di atas bedengan dengan jarak antar lubang tanam kira – kira 20cm hingga 25 cm. 
Tahap selanjutnya adalah menanam umbi kentang yang telah dipersiapkan. 

Sebaiknya awal tanam dimulai pada saat musim hujan agar tanaman baru langsung mendapatkan suplay air yang cukup. Tanamlah umbi Kentang yang telah bertunas kurang lebih 2 cm , kemudian tutup kembali dengan tanah setebal 5 cm. Penimbunan yang terlalu dalam justru akan mengurangi produktivitas Kentang.

Pemupukan Susulan 
Cara menanam kentang agar menghasilkan panen yang melimpah maka dibutuhkan pemupukan rutin setiap 20 hari sekali sejak masa tanam dengan dosis :

1. Pupuk Urea 500kg/h
2. Pupuk ZA 150kg/h
3. Pupuk KCL 100kg/h
4. Pupuk SP36 400kg/h

BACA JUGA
PERBEDAAN PUPUK UREA DENGAN PUPUK ZA

Pemupukan dapat dilakukan dengan cara menaburkannya diantara lubang tanam yang sudah terdapat Umbi Kentang yang sudah ditanam.

Penyiangan Tanaman Kentang 

Fase berikutnya dalam Cara Menanam Kentang adalah membersihkan sekitar lahan dari gulma maupun rumput yang mengganggu pertumbuhan Kentang itu sendiri.

Penyiangan dapat dilakukan berbarengan dengan pemupukan setiap 20 hari sekali. Atau dapat juga dimulai setelah usia tanam menginjak umur 30 hari dan berikutnya pada saat usia tanam 50 hari dan seterusnya.

Penyiraman Kentang 

Menyirami Tanaman Kentang tidak harus hingga membuat tanah tergenang,justru terlalu banyak air akan menghentikan pertumbuhan umbi kentang.

Siramilah Tanaman Kentang Anda apabila tanahnya kelihatan kering, penyiraman dapat dilakukan seminggu sekali tanpa membuat lahan terlalu basah tergenang air.

Masa Panen 

Tanaman Kentang umumnya sudah dapat dipanen pada usia 3 sampai 4 bulan setelah masa tanam. Lakukanlah panen Kentang pada waktu cuaca cerah, memanen pada saat hujan akan membuat Kentang cepat membusuk

Setelah Kentang dipanen, diamkan di lahan sekitar 1 jam agar terpapar sinar matahari agar kulit umbi mengering dan kotoran tanah terlepas semua.

read more

LANGKAH DEMI LANGKAH UNTUK MENANAM MERICA

0 comments
LANGKAH DEMI LANGKAH UNTUK MENANAM MERICA

Merica atau lada adalah salah satu jenis rempah-rempah berbentuk biji yang dipanen dari tanaman dengan nama yang sama. Manfaat merica sebagai rempah-rempah penghangat tubuh sangat dibutuhkan oleh masyarakat di seluruh dunia sejak zaman dahulu, itulah kenapa bangsa Eropa pada masa lalu berdatangan ke Indonesia hingga terjadilah kolonialisme yang diawali dengan mendaratnya bangsa Portugis pertama kali di Maluku

Cara menanam merica tidaklah terlalu sulit, bahkan saking gampangnya tanaman merica hampir dapat tumbuh di seluruh wilayah tropis di Indonesia. Budidaya merica yang dilakukan oleh para petani sebagai komoditi ekspor Indonesia.

Merica atau lada dari Indonesia sudah dikenal di seluruh dunia sebagai komoditi dengan kualitas terbaik. Maka jika Anda ingin mencoba untuk budidaya merica, potensi pasarnya sangat terbuka lebar dari pasar lokal hingga mancanegara. 

Selengkapnya inilah cara menanam merica, rempah kecil andalan ekspor Indonesia yang mendunia :

Syarat Tumbuh Merica

  • Cara menanam merica yang baik berada di lahan dengan curah hujan antara 2.500 – 3.000 mm / tahun. 
  • Mendapat sinar matahari kurang lebih 10 jam / hari dengan suhu udara 20 – 34 derajat celcius. 
  • Tahan subur dengan PH 5 – 7 , serta berada di ketinggian antara 300 – 1.500 meter diatas permukaan laut merupakan lokasi yang tepat untuk cara menanam merica. 
  • Contoh tanah yang baik untuk cara menanam merica antara lain jenis lateritic, utisol, podsolik, dan latosol.
Pembibitan Merica

Langah awal untuk cara menanam merica adalah menentukan bibit unggul agar tanaman merica yang dihasilkan dapat menghasilkan panen yang maksimal. Beberapa ciri bibit merica unggul antara lain :

  • Bibit merica bebas dari hama dan penyakit 
  • Bibit berasal dari tanaman induk merica yang sehat 
  • Kemurnian bibit merica terjamin 
  • Untuk satu hektar lahan, dibutuhkan kurang lebih 2.000 bibit merica
Mengolah Lahan Cara menanam Merica

  • Cangkul lahn sedalam 30 cm hingga menjadi gembur 
  • Untuk tanah ber PH kurang dari 5, tambahkan kapur dolomite 500 kwintal pada lahan kemudian diamkan selama 4 minggu sebelum masa tanam dimulai 
  • Berikan pupuk kandang yang telah difermentasikan untuk menambah kesuburan lahan, dan diamkan kembali selama 2 minggu agar nutrisi tercampur sempurna di dalam lahan. 
BACA JUGA:

  • Cara menanam merica dapat dilakukan dengan sistim monokultur maupun tumpangsari dengan jarak antar tanaman 2 x 2 meter. 
  • Buatlah lubang tanam berbentuk limas dengan kedalaman 50 cm, ukuran bawah 40 x 15 cm, serta ukuran atas 40 x 35 cm. 
  • Diamkan lubang tanam selama 2 minggu sebelum mulai menanam 
  • Waktu untuk memulai cara menanam merica yang baik adalah di awal musim penghujan pada pagi atau sore hari untuk menghindari terik matahari mengenai bibit yang baru ditanam. 
  • Setelah bibit di tanam, taburkan pupuk kompos dengan dosis 100 gram / tanaman kemudian sirami dengan air secukupnya. 
Tahap Pemeliharaan Tanaman Merica

Pembuatan Sulur 
Buatkan atap di atas tanaman merica dengan bahan bamboo atau kayu, kemudian ikatkan tali dari atap dan julurkan ke bawah hingga mengenai tanaman sebagai media untuk merambat. 

Penyiangan Tanaman 
Cara menanam merica juga diperlukan pembersihan rumput atau gulma yang mengganggu di sekitar tanaman, lakukan penyiangan rutin setian 3 bulan sekali. 

Perempelan Tanaman 
Pangkaslah batang, ranting, maupun dahan tanaman yang layu atau terindikasi terserang hama penyakit untuk meremajakan tanaman merica. 

Pemupukan Susulan 
Seperti pada tanaman lainnya, cara menanam merica juga membutuhkan pemupukan susulan untuk menjaga nutrisi tanah agar tetap terjaga. Lakukan pemupukan susulan setiap 6 bulan sekali dengan pupuk kandang atau kompo
Penyiraman Tanaman 
Untuk menjaga tanaman merica agar tumbuh dengan baik, maka lakukan penyiraman secara rutin sehari sekali serta ciptakan drainase yang baik agar saat musim hujan tiba, air tidak menggenangi lahan budidaya merica. 

Panen Merica 
Dengan mempraktekkan cara menanam merica yang sesuai dengan pedoman budidaya, maka Anda sudah dapat memanen merica pada saat umur tanaman menginjak usia 3 tahun. Ciri-ciri tanaman merica siap panen adalah tangkai biji atau buah mulai terlihat menguning serta warna buah kuning kemerahan. 

Cara memanen merica adalah dengan mematahkan tangkai buah pada ketiak dahan dengan menggunakan tangan. Dengan melakukan cara menanam merica yang benar, tanaman merica Anda dapat terus di panen hingga usia produktif tanaman kurang lebih 8 hingga 15 tahun tergantung dari varietas bibit merica yang Anda tanam. 


read more

ANEKA MACAM JENIS BUAH PEPAYA

0 comments
ANEKA MACAM JENIS BUAH PEPAYA

Sama dengan buah-buahan yang lain pepaya juga banyak macamnya, salah satunya yang dapat kami ulas adalah sebagai berikut : Pepaya bangkok tidak cuma tanaman asli indonesia. type pepaya ini dihadirkan dari thailand kurang lebih th. 70-an. pepaya bangkok diunggulkan karena ukurannya benar-benar besar dibanding type pepaya yang lain. beratnya dapat mencapai 3, 5 kg per buahnya. tidak cuma ukuran, kelebihan yang lain yaitu rasa dan ketahanan buah. daging buahnya berwarna jingga kemerahan, jadi manis serta fresh dan teksturnya keras sampai tahan di dalam pengangkutan. rongga buahnya kecil sampai dagingnya tidak tipis. permukaan kulit buah kasar dan tak rata





Pepaya cibinong memiliki ciri sendiri, yaitu buah yang masak tampak pada warna kulit buahnya. warna kulit buah sisi ujung biasanya kuning, tetapi sisi yang lain selalu hijau. wujud buahnya panjang dengan ukuran besar. bobot masing-masing buah rata-rata 2, 5 kg. pangkal buah kecil lalu membesar di bagian Tengah dan melancip di bagian ujungnya. - permukaan kulit buah agak halus tetapi tak rata. daging buah berwarna merah kekuningan. keunggulan yang lain yaitu jadi manis serta fresh, teksturnya keras, dan tahan selama pengangkutan 

http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/aneka-macam-jenis-buah-pepaya.html
Pepaya yang datang dari kepulauan hawaii ini yaitu satu type pepaya solo. pepaya solo bermakna pepaya yang habis dimakan hanya untuk satu orang. oleh karena itu, dapat di pastikan keunggulan pepaya ini yaitu ukurannya yang kecil. bobot buahnya hanya kurang lebih 0, 5 kg. mempunyai wujud agak bulat atau bulat panjang. kulit buah yang telah masak berwarna kuning cerah. daging buahnya agak Tidak tipis, berwarna kuning, dan jadi manis segar 

http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/aneka-macam-jenis-buah-pepaya.html

Pepaya california yakni komoditi yang bernilai ekonomi tinggi serta primadona di antara type pepaya lain di market, terlebih supermarket/hypermarket. pepaya yang memiliki bentuk buah lebih kecil dan lebih lonjong ini datang dari amerika tengah dan tempat karibia. ia dapat tumbuh subur selama th.. (tiada tahu musim) di indonesia. pohon pepaya california lebih pendek dibanding Type pepaya lain, benar-benar tinggi lebih kurang 2 mtr... daunnya berjari banyak dan memiliki kuncung di permukaan pangkalnya. buahnya berkulit Tidak tipis dan permukaannya rata, dagingnya kenyal, tidak tipis, dan manis lebih jadi. bobotnya berkisar pada 600 gram s/d 2 kg. 

http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/aneka-macam-jenis-buah-pepaya.html

Pepaya gunung yakni kerabat pepaya yang di lokasi wonosobo tanaman ini umum disebut carica, dan di bali tanaman ini disebut gedang memedi. tempat aslinya yakni dataran tinggi andes, amerika selatan. pepaya gunung Tanaman pepaya gunung yaitu pohon kecil atau perdu yg tidak berkayu, sama dengan pepaya umum (carica papaya. tetapi mempunyai cabang yang makin banyak dan ukuran semua segi tanaman lebih kecil. tinggi rata-rata yakni 1-2 Mtr.., bunga jantan memiliki tangkai yang panjang hingga 15 cm dan bunga betina memiliki ukuran makin besar dengan tangkai yang keras dan pendek.

Buah pepaya gunung berbentuk bulat telur dengan ukuran panjang 6-10 cm dan diameter 3-4 cm. buah masak berbentuk telur sungsang dengan ukuran 6-15 cm kali 3-8 cm, dagingnya keras, berwarna kuningjingga, jadi agak asam tetapi harum, di seputar rongganya terdapat beberapa sekali biji yang terbungkus oleh sarkotesta yang putih dan berair. buah yang belum masak memiliki kulit yang berwarna hijau gelap dan bisa berpindah jadi kuning setelah masak. biji buah berwarna hitam dengan jumlah yang banyak dan padat. buahnya mempunyai kandungan getah, dan getah ini bisa semakin berkurang dengan semakin mendekati kematangan. getah ini mempunyai kandungan papain yang berupa proteolitik

read more
Related Posts with Thumbnails
Loading...
Loading...
 
Copyright © Tips Petani | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog