INFO TENTANG NAUNGAN TANAMAN KOPI

0 comments


Naungan ini sebenarnya hanya diperlukan bagi tanaman kopi yang ditanam di daerah-daerah yang kurang subur. Sebab tanaman kopi sendiri sebenarnya bisa ditanam tanpa naungan. Dalam hal ini, yang dimaksud dengan daerah-daearah yang kurang subur adalah pada daerah yang kering apabila kita menanamnya di perkebunan. Disamping itu juga, kalau semakin baik tanaman kopi tersebut, maka semakin tidak perlu kita mempergunakan naungan.


Sebab kalau terlalu gelap maka respon terhadap pemumupukan akan berkurang.

Kebaikan maupun keguanan pohon naungan adalah sebagai berikut:
  1. Mengurangi penyinaran langsung, hingga dengan demikian maka humus tidak akan cepat hiang;
  2. Mengurangi erosi;
  3. Mencegah embun upas (frost) pada daerah0daerah tinggi;
  4. Sebagai bahan sumber organik;
  5. Megurangi pertumbuhan rumpai;
  6. Sumber bahan bakar, ini diperlukan nanti pada saat pengeringan kopi.
Keburukan maupun dampak negatif adanya pohon naungan:
  1. Saingan air dan zat hara tanah;
  2. Mengurangi rangsangan pembuangan;
  3. Perlu pemeliharaan dan pengaturan;
  4. Kadang-kadang menjadi inang hama dan penyakit

Oleh karena itulah maka pohon pelindung atau naungan ini harus memenuhi beberapa syarat, anatara lain adalah :

1. Berakar dalam, ini untuk memperkecil saingan air dan zat hara;
2. Mudah diatur secara periodik agar tidak menghambat pembuangan;
3. Tidak menjadi tanaman inang hama atau penyakit kopi;
4. Termasuk jenis leguminosa;
5. Menghasilkan banyak bahan organik;
6. Menghasilkan banyak kayu bakar yang baik dalam arti nilai bakarnya tinggi.

Lalu kegunaan dari pohon pelindung sementara dan pohon pelindung tetap itu adalah, bahwa pohon pelindung sementara dipergunakan untuk memberi naungan kepada tanaman kopi seblum pohon pelindung tetap dapat berfungsi dengan baik.

Beberapa jenis pohon pelidung sementara yang baik buat tanaman kopi adalah:

1. Flemingia Congesta;
2. Leucaena Glauca;
3. Crotalaria Anaggyroides;
4. Crotalaria Usaramoensis;
5. Tephrosia Candida;
6. Tephrosia Vogelii;
7. Desmodium Gyroides;
8. Acacia Villosa


Acacia Villosa ini baik sekali ditanam ditempat-tempat yang sukar ditumbuhi oleh lamtoro. Sedangkan untuk daerah-daerah nematoda, hendaknya kita pakai saja Crotalaria dan kalau untuk tempat yang tempatnya tinggi dan lebih dari 1000 meter dpl, sebaiknya memang dipakai jenis Tephrosia karena akan cepat tumbuh.

Kemudian kalau untuk pohon naungan atau pohon pelindung yang tetap biasanya akan digunakan:

1. Lamtoro atau Leucaena Glauca;
2. Dadap/Erythrina Subumbrans dan Dadap Serep atau E. Mocropteryx;
3. Sengon.


Akan tetapi kalau untuk perkebunan maka praktis pemakaian dadap tidak diperguakan. Hal ini disebabkan karena pohon dadap memiliki tajuk yang sukar untuk diatur serta banyak mengalami serangan hama dan penyakit. Selain itu, Pohon Dadap juga dinilai tidak memberi menjadi kayu bakar yang baik dan tidak bernilai tinggi.

Kemudian kalau sengon ini hanya dipakai di daerah-daerah tinggi yang ketinggiannya lebih dari 1000 meter sampai dengan 1500 meter, sebab di daerah-daerah tersebut Pohon Lamtoro akan tumbuh dengan lambat.

A. Pengaturan Pohon Naungan/Pelindung
Untuk pengaturan pohon pelindung yang tetap, dilakukan melalu pemangkasan. Adapun tujuan pengaturan pohon pelindung ini terutama untuk:

1. Memberi cahaya matahari;
  • Untuk merangsang pembentukan rimordia bunga
  • Primordia bunga terbentuk pada akhir musim penghujan dan awal kemarau antara bulan April, Mei, dan Juni.
2. Mempermudah peredaran udara dalam pertanaman;
  • Bila cabang pohon pelindung terlalu rendah dan rimbun, udara akan sukar beredar.
  • Peredaran udara penting untuk penyerbukan, terutama sekali bagi tanaman kopi jenis robusta yang memerlukan penyerbukan bersilang.
3. Mengurangi kelembaban udara selama musim penghujan;
  • Bila terlalu lembab, maka akan mengakibatkan banyak buah yang gugur. Biasanya akan mencapai 20 – 30 persen.
  • Untuk mencegah agar pertumbuhan cabang-cabang primair tidak lemah.

B. Pemangkasan Pohon Pelindung
Untuk pohon pelindung ini harus kita usahakan agar cabangnya paling rendah adalah dua kali dari pohon kopi itu sendiri. Sehingga dengan demikian maka semakin tinggi pohon kopi tersebut, semakin tinggi pula cabang pohon pelindung itu kita pangkas.


Pengaturan Pemangkasan:
Pemangkasan ini dilakukan pada awal musim penghujan, adapun caranya adalah memotong batangnya, pemotongan ini dilakukan 50% dari jumlah pohon naungan. Pemenggalan ini dilakukan dengan secara bergiliran setiap tahunnya. Ini bisa dilakukan secara larikan atau silangan. Kalau pelindung untuk tanaman kopi jenis Robusta sambungan atau klonal maka pemangkasan pelindungnya dipangkas secara silangan. Hal ini untuk mengarahkan dan mendorong angin supaya memotong barisan klon yang berlainan.

Contoh Pengaturan Pemangkasan

Pengaturan ini kalau tidak kita gunakan sistem pemenggalan, kita juga bisa mempergunakan sistem rempesan, artinya, kalau pada musim penghujan maka akan banyak cabang-cabang yang tumbuh, maka pada akhir musim penghujan cabang-cabang tersebut akan di rempe (dipotong), ini untuk merangsang pembentukan Primordia bunga kopi. Rempesan ini terutama ditujukan pada pohon-pohon yang tidak dipenggal, namun juga pada pohon-pohon yang telah dipenggal pada awal musim penghujan. Itupun kalau pertumbuhan cabangnya terlalu banyak.

C. Penjarangan
Apabila tanaman kopi telah menutup dengan pertumbuhan yang baik. Sehingga dapat memberi perlindungan satu dengan lainnya maka jumlah pohon pelindung dapat diperpanjang.

Intensitas penjarangan ini tergantung dari jenis pohon naungan dan sistem jarak tanam kopi. Untuk mengatasi kemungkinan-kemungkinan diluar perhitungan, penjarangan ini dapat dilakukan dengan memotong lamtoro pada tinggi kurang lebih 1 metr. Hal ini dilakukan bahwa nantinya kalau dalam keadaan darurat masih bisa ditumbuhkan lagi.
Tinggi Percabangan Pohon Pelindung Tanaman Kopi

read more

Inilah Sapi tertinggi di dunia dari Guinness World Records

0 comments


Seperti yang dikutip dari rimanews.com, Hanson menerima email pada pertengahan Agustus lalu yang memberitahunya bahwa Blosom akan mendapat penghargaan sebagai sapi tertinggi di dunia. 

Blonson adalah Seekor sapi setinggi 6 kaki 4 inci atau 195 sentimeter milik Hanson seorang wanita Illinois dari Amerika Serikat, 

Hanson mendapat Blosom ketika dia masih kecil dan memutuskan untuk memeliharanya sebagai hewan peliharaan. Blosom kini telah berusia 13 tahun sejak Juli lalu.

“Blosom tampak seperti anjing yang tumbuh terlalu cepat,” kata Hanson. “Orang yang memiliki sapi pasti akan mengatakan hal yang sama seperti saya, tapi saya ingin orang lain tahu dia istimewa. Saya bilang pada ayah saya tahun lalu bahwa Blosom ditakdirkan untuk menjadi bintang, dan dengan catatan rekor ini dia telah mencapai hal tersebut.”

Blosom akan dimasukkan dalam “Guinness Book of World Records” edisi tahun 2016 mendatang.

sumber : http://terselubung.in/

read more

TANAMAN YANG AMPUH UNTUK MENGUSIR TIKUS DI RUMAH

0 comments


Anda yang sebel banget sama yang namanya tikus dan tidak suka bahan kimia, ternyata ada beberapa tanaman yang dinilai ampuh untuk mengusir tikus yaitu sbb :

Buah bintaro adalah Salah satu buah yang ditakuti tikus, caranya cukup gampang, petik beberapa biji buah bintaro lau letakkan pada ruangan yang sering disatroni tikus. Tanaman bintaro memiliki nama latin Cerbera manghas dikenal sebagai tumbuhan pantai atau paya. Ketinggian pohon bintaro dapat mencapai 12m. Di negara Samoa dikenal dengan nama leva, di Togo di kenal dengan nama toto, dan di Negara Fiji dikenal dengan nama vasa. Nama ilmiah Cerberus diambil dari nama anjing berkepala sepuluh dalam mitologi Yunani.

Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau tua, yang tersusun berselingan. Bunganya harum dengan mahkota berdiameter 3-5cm berbentuk terompet dengan pangkal merah muda. Benang sari berjumlah lima dan posisi bakal buah tinggi. Buah berbentuk telur, panjang 5-10cm, dan berwarna merah cerah jika masak. Penyebarannya secara alami di daerah tropis Indo Pasifik, dari Seychelles hingga Polinesia Perancis. Bintaro sering kali merupakan bagian dari ekosistem hutan mangrove.

Di Indonesia bintaro sekarang digunakan sebagai tumbuhan penghijauan di daerah pantai serta peneduh kota.

Buah mengkudu disamping sebagai obat herbal, juga ternyata ditakuti tikus, caranya dengan mengambil beberapa buah mengkudu yang sudah masak (baunya sudah menyengat) lalu letakkan pada ruangan tempat tikus sering lalu lalang atau beraksi, biscaya tikus akan menghindar… Tapi ini juga akan sedikit mengganggu indera penciuman kita tentunya, akibat sengatan bau mengkudu masak yang gimana gitu.

Nah, satu lagi manfaat dari tanaman sirsak, ternyata tikus tidak suka dengan bau daun sirsak. Caranya letakkan saja daun sirsak di tempat-tempat yang sering disinggahi tikus, kalau sudah mengering ganti dengan daun sirsak yang lain.

4. Tanaman Berduri Tajam

Batang atau Kulit Salak & Kulit Durian
Letakkan di tempat yang biasa dilalui tikus, niscaya tikus akan segan melewatinya. Nggak kebayang agan naroh batang Salak di sudut-sudut ruangan, manusia juga segan ngelewatinnya kalee...
Untuk kulit durian, cari yang baunya menyengat, tikus juga nggak suka sama bau kulit durian yang menyengat, tikus juga nggak suka sama biji durian, enggak tau juga kalo duriannya... 

5. Tikel Balung atau Pencil Tree 
Euphorbia Tirucalli atau biasa dikenal dengan sebutan patah tulang, kayu urip, atau tikel balung (dalam bahasa Jawa) dan pencil tree (dalam bahasa Inggris). Getahnya yang beracun bisa mengatasi tikus, kadal dan tikus tanah, sekaligus kutu daun. Manusia juga bisa kena iritasi kalau kena getah tanaman yang satu ini.

6. Cabe Rawit
Ternyata tikus juga tidak suka dengan aroma dan rasa cabe rawit, caranya semprotkan aja juice cabe rawit ke tempat-tempat yang biasa dilalui tikus. Tikus bakal males lama-lama bertahan disitu. Pada dasarnya tikus tidak suka bau yang tajam seperti merica, papper mint dan amonia.

7. Biji Cengkeh

Tikus juga tidak suka aroma cengkeh, caranya agan bungkus cengkih yang sudah dikeringkan dengan kain kasa, taruh di sudut-sudut tempat tikus biasa lewat.

8. Daun Kayu Putih
Daun kayu putih bisa juga untuk usir kayu putih, baunya yang semrawang bikin tikus minggir, caranya potong-potong kecil-kecil daunnya, letakkan di tempat yang biasa dilalui tikus. Emmm, daripada ribet bisa juga kali minyak kayu putihnya kita taruh di botol spray dan kita semprot-semprot ke sarang tikus...

9. Biji Kopi

Selain buat menghilangkan kantuk, aroma kopi yang nikmat ternyata menyengat buat tikus. Tentunya pilih biji kopi dengan aroma yang bener-bener kuat. Caranya biji kopi yang sudah dikupas, dijemur, letakkan di tempat yang biasa dilalui tikus.

read more

Pemberantasan Hama dan Penyakit pada Tanaman Cengkeh

0 comments
Pada tanaman cengkeh ada beberapa masa kritis dalam perkembangan tanaman cengkeh yang menentukan mati atau hidupnya dan besar atau kecilnya hasil cengkeh. Masa kritis yang pertama adalah 2-3 tahun setelah cengkeh ditanam di lapangan, yang kedua setelah 8-10 tahun hingga 20 tahun.

Jika kedua masa kritis itu bisa dilewati dengan baik dan selamat, pohon-pohon cengkeh akan dapat hidup melebihi 30-50 tahun. Dalam kondisi optimal, tanaman cengkeh bahkan bisa berumur ratusan tahun.

Dalam masa-masa pertumbuhan dan kehidupannya, sebagaimana pada tanaman-tanaman lainnya, pohon cengkeh tidak luput dari serangan hama dan penyakit.
Agar tanaman cengkeh bisa tumbuh dengan baik, subur, dan berproduksi melimpa, hama dan penyakit yang menyerang tanaman cengkeh harus diantisipasi dan ditangani secara cepat, cermat, dan intensif.
Hama dan penyakit yang menyerang tanaman cengkeh bisa terjadi di areal semai (persemaian) maupun areal tanam (pertanaman)


Di Areal Semai

Hama dan penyakit yang menyerang tanaman cengkeh di areal semai, antara lain: busuk akar dan penyakit daun.


Penyakit ini disebabkan oleh beberapa macam cendawan, seperti Pythium, Rhizoctonia, dan Phytopthora.
Menjelang musim kemarau dan kering. Tanaman yang terserang penyakit ini seringkali mati mendadak karena diikuti serangan rayap.

Tanaman tang sakit mudah dicabut karena akar kecil terlepas dari akar tunggang. Kulit akar tunggang sebagian atau seluruhnya hilang karena dimakan rayap sampai ke bagian kayunya.
Penyakit ini dapat dihindari dengan pembuatan bedengan persemaian pada tanah dengan drainase (pengairan) yang baik, menghindarkan penggunaan tanah bersidat alkalis atau pemakaian abu/arang atau pupuk kandang mulch yang belum matang sebagai pupuk di persemaian.

Tanaman-tanaman yang terserang penyakit ini sebaiknya dicabut atau diangkat dengan tanah di sekitarnya, dimasukan kedalam kaleng atau karung (agar tidak berceceran dan menular ke tempat lain), kemudian dikubur dalam-dalam. Tanaman di sekitar yang sakit disiram atau disemprot dengan koperoxzchloride 0,5% (5gram setiap liter air) atau Dithane.

Untuk menghindari serangan rayap, sebaiknya diadakan penyemprotan preventif dua kali setahun dengan endrin atau dieldrin dan sebagainya (konsentrasi 0,3-0,5%), yakni menjelang musim kemarau dan menjelang permulaan musim hujan.
Penyemprotan ditujukan pada tanah, khususnya di sekitar poko batang, agar obat bisa menghalangi rayap yang suka memakan kulit pokok batang.



Penyakit daun disebabkan oleh cendawan Gloeosporium piperatium (becak daun) dan Cylindrocladium quinqeseptatum (busuk daun). Cendawan ini menyerang tanaman cengkeh, baik di areal semai maupun areal tanam sekaligus.
Penyerangan biasanya terjadi pada musim hujan atau pada tempat-tempat peneduh yang terlampau rapat. Tanaman yang cukup mendapatkan unsure K (dalam pupuk NPK) umumnya bebas dari penyakit daun.


Di Areal Tanam

Adapun hama dan penyakit yang menyerang tanaman cengkeh di areal tanam, antara lain: pucuk busuk, penggerek batang dan ranting, jamur akar, dan rayap.



Penyakit pucuk busuk disebabkan cendawan Cylindrocladium. Biasanya timbul pada tanaman muda di areal tanam, hal ini sebagai akibat pelukaan pucuk karena gesekan-gesekan pucuk pada atap/acak peneduh yang terlalu rendah.

Pucuk yang busuk harus segera dibuang. Kemudian tanaman cengkeh bagian atasnya disemprot dengan fungisida, seperti koperoxychlorida atau Dithane untuk menghindarkan penularan. Acak/atap peneduh harus segera ditinggikan.



Hama ini mulai timbul bila pohon cengkeh telah berumur 4-8 tahun ke atas, umunya setelah pohon mulai berbunga. Tanda-tandanya: pada sebelah bawah batang atau ranting keluar air kotor dan kayu gerekan dari lubang gerekan.

Pohon cengkeh bisa mati akibat serangan hama penggerek ini, lebih-lebih bila penggerek menggelangi pohon dan merusak bagian kulit dan kayu, sehingga pengangkutan zat-zat hara dan air terganggu. Pemberantasan dapat dilakukan dengan penutupan lubang-lubang yang tampak dengan pasak bamboo yang dibuat sepanjang 10 cm. pasak ini setiap dua minggu sekali harus dipukuli lagi ujungnya agar menutup lubang rapat-rapat.

Bila tersedia, sebelum dipasak, ke dalam lubang dimasukan kapas yang dibasahi dengan paradichloorbenzol atau insektisida sistemik seperti Dimercon 100, untuk mematikan hama penggerek di dalam lubang.



Jamur akar menyerang tanaman cengkeh, baik muda maupun dewasa. Gejalanya kadang-kadang tidak tampak samasekali, tetapi tanaman tiba-tiba langsung mati.
Jika tampak, gejalanya antara lain: tanaman yang terkena seluruh perakarannya telah terserang jamur; daunnya kekuning-kuningan dan mulai gugur perlahan-lahan.

Jika ada pohon cengkeh yang terkena jamur akar, sebaiknya tanaman segera didongkel dan dibakar pada lubang pendongkelan, kemudian diberi lubang isolasi-isolasi sampai 3 lapis dan pada bekas dongkelan diberi kapur 10 kg.


Rayap

Rayap kebanyakan menyerang tanaman cengkeh muda yang baru ditanam dan tanaman-tanaman yang kurang sehat. Untuk itu, sebelum bibit dimasukan kelubang tanam, sebaiknya lubang disemprot dulu dengan obat anti rayap atau insektisida, semisal endrin, dildrin W.P, dan lain-lain dengan dosis 1-2%.
Rayap biasanya menyerang kulit akar sampai leher akar dan bila kulit akarnya habis, maka pohon cengkeh akan mati.

Postingan lainnya tentang tanaman cengkeh "

read more
Related Posts with Thumbnails
 
Copyright © Tips Petani | Powered by Blogger | Template by Blog Go Blog